5 Fakta Haji dan Umrah yang Jarang Diketahui Orang Awam

Haji dan umrah merupakan ibadah yang sangat istimewa bagi umat Islam. Namun, ada beberapa hal yang sering kali belum diketahui oleh sebagian jamaah. Berikut beberapa fakta menarik beserta dalilnya.

1. Tidak Ada Doa Khusus untuk Setiap Putaran Tawaf

Sebagian jamaah membawa buku doa yang berisi doa berbeda untuk setiap putaran tawaf. Padahal, tidak terdapat hadis sahih yang menetapkan doa khusus untuk masing-masing putaran.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

“Tidak ada doa tertentu yang diwajibkan atau disunnahkan secara khusus dalam tawaf.”

(Majmu’ Fatawa, 26/122)

Karena itu, jamaah dapat berdoa dengan bahasa apa pun dan memohon kebaikan sesuai kebutuhan masing-masing.

2. Hijr Ismail Termasuk Bagian dari Ka’bah

Banyak orang mengira Hijr Ismail hanyalah area biasa yang berada di samping Ka’bah. Padahal, Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa Hijr Ismail merupakan bagian dari Baitullah.

Beliau bersabda:

فَإِنَّهُ مِنَ الْبَيْتِ

Artinya:

“Sesungguhnya Hijr Ismail itu termasuk bagian dari Ka’bah.”

(HR. Abu Dawud no. 2028 dan Tirmidzi no. 876)

Karena itu, salat sunnah di dalam Hijr Ismail memiliki keutamaan seperti salat di dalam Ka’bah.

3. Menyentuh atau Mencium Hajar Aswad Bukan Syarat Sah Tawaf

Banyak jamaah berdesakan untuk mencium Hajar Aswad karena mengira hal tersebut merupakan syarat sah tawaf. Padahal, jika tidak memungkinkan, cukup mengisyaratkannya dari jauh sambil bertakbir.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma:

“Aku melihat Rasulullah ﷺ menyentuh Hajar Aswad dengan tongkatnya, lalu beliau bertakbir.”

(HR. Muslim no. 1275)

Karena itu, keselamatan dan kenyamanan sesama jamaah harus lebih diutamakan daripada memaksakan diri.

4. Air Zamzam Sesuai dengan Niat Orang yang Meminumnya

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

Artinya:

“Air zamzam sesuai dengan niat orang yang meminumnya.”

(HR. Ibnu Majah no. 3062, dihasankan oleh para ulama)

Karena itu, ketika meminum air zamzam, seorang muslim dianjurkan untuk menghadirkan niat yang baik, seperti memohon ilmu yang bermanfaat, kesehatan, rezeki yang halal, keturunan yang saleh, serta kebaikan dunia dan akhirat.

Keutamaan ini menunjukkan bahwa air zamzam bukan sekadar air biasa, melainkan air yang diberkahi dan menjadi salah satu nikmat besar yang Allah berikan kepada para tamu-Nya di Tanah Suci.

5. Haji Mabrur Tidak Ada Balasan Selain Surga

Keutamaan terbesar dari ibadah haji dijelaskan langsung oleh Rasulullah ﷺ:

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ

Artinya:

“Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya selain surga.”

(HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Signup for our newsletter to get updated information, promotion & Insight
Special Offer
Book now and let us guide you on a spiritual odyssey